twitter
rss

Tampilkan postingan dengan label sumbangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sumbangan. Tampilkan semua postingan

Sekali lagi terima kasih untuk Vidya Sanggraha yang telah menyumbangkan buku-bukunya untuk Rumah Baca.


Inilah informasi dari Facebook-nya Vidya Sanggraha :
Pada 1 Juni 2011 lalu, almamater kami, SMAK St Albertus, Malang, menyumbangkan kepada Vidya Sanggraha 240 buku paket SMA kelas XII (kelas 3 SMA) terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional thn 2008. Rinciannya: 80 buah buku "Developing English Competencies", untuk program IPA dan IPS, 80 buah buku "Matematika Aplikasi" untuk program IPA, dan 80 buah buku "Bahasa dan Sastra Indonesia" untuk program studi Bahasa. Sebagian buku-buku ini akan kami salurkan ke Rumah Baca Sunan Pathi di Dusun Paten, Magelang, melalui Sdri Olivia White dan juga ke sekolah di Solor Barat, Flores Timur melalui Sdri Novy Hadikusumo, dan kepada asrama siswa SMP-SMA di Wolowaru, Flores, melalui kelompok Ribbon of Love. Silahkan menghubungi kami bila rekan-rekan lain juga ada yang membutuhkan. Terima kasih Rm Agung Wahyudianto, O Carm, Kepsek SMAK St Albertus, Malang, dan Ibu Theresia dari Perpustakaan SMAK St Albertus. Semoga kerjasama kita berlanjut terus bagi anak-anak di pedalaman.

Kepada pengurus Vidya Sanggraha di Jakarta,

Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan kiriman majalah Trubus untuk penambahan koleksi di Rumah Baca kami. 




pembelian buku per Mei 2011

pembelian buku per April 2011 ditambah koleksi novel bekas koleksi pribadi :)

buku-buku pertanian dan peternakan
 Salam, 
Hari ini saya mengirimkan beberapa buku sumbangan dari teman-teman dan buku-buku pertanian dan peternakan yang saya beli. Tidak banyak jumlahnya, tapi saya berharap penambahan koleksi buku-buku untuk rumah baca bisa menambah minat anak-anak dan warga untuk terlibat aktif dalam rumah baca. 

Kemaren saya secara pribadi berbincang-bicang dengan Pak Dukri. Beliau juga salah satu relawan yang turut membantu warga Dusun Paten pada saat pengungsian di Bumirejo. Memang kami bukan satu tim (secara formal) namun karena kami memiliki tujuan/visi yang sama untuk warga Paten. Kesempatan bertemu dengan beliau saya manfaatkan untuk menyerap "ilmu kemandirian" beliau yang aktif dalam melibatkan masyarakat untuk bisa mandiri. Termasuk salah satunya adalah melalui peternakan Mentog. Selain harganya terjangkau, berternak mentog juga tidak terlalu rumit dibandingkan Ayam ataupun Bebek. 
Saya jadi terpikir untuk mulai melibatkan pengurus Rumah Baca supaya bisa beternak Mentog. Dikarenakan kami membutuhkan biaya operasional untuk pelaksanaan Rumah Baca.
Sejauh ini, kami belum melibatkan iuran pengurus untuk Rumah Baca. Total pengeluaraan untuk Rumah Baca bersumber dari sumbangan/donasi dari teman-teman . 
Semoga usaha berternak Mentog ini dapat segera terealisasikan. Amiin



Olivia


1dus buku dari Dr Andi Sugiarto  (haduuh maaf, saya ga bongkar kardusnya....ga cantik ya fotonya :)
terima kasih untuk mas Aldy Cyan yang sudah mendonasikan buku2nya 

buku sumbangan dari Kak Vidya Via